LOGO 3

arzh-CNendetr

Written by Administrator on . Hits: 453

PROFIL

PENGADILAN AGAMA SUKAMARA

  • Tugas dan Fungsi
  • Wilayah Yurisdiksi
  • Sejarah Pengadilan
  • Visi Misi
  • Struktur Organisasi
  • Alamat

TUGAS POKOK & FUNGSI

 

Pengadilan Tinggi Agama bertugas dan berwenang mengadili perkara yang menjadi kewenangan Pengadilan Agama dalam tingkat banding. Sebagaimana telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1989 jo. Undang-Undang Nomor 3 tahun 2006, tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 7 tahun 1989 tentang Peradilan Agama yakni menyangkut perkara-perkara:

  1. Perkawinan;
  2. Waris;
  3.  Wasiat;
  4. Hibah;
  5. Wakaf;
  6. Zakat;
  7. Infaq; 
  8. Shadaqah; dan
  9. Ekonomi Syari’ah.


Selain kewenangan tersebut, pasal 52A Undang-Undang Nomor 3 tahun 2006 menyebutkan bahwa “Pengadilan agama memberikan istbat kesaksian rukyat hilal dalam penentuan awal bulan pada tahun Hijriyah”. Penjelasan lengkap pasal 52A ini berbunyi: “Selama ini pengadilan agama diminta oleh Menteri Agama untuk memberikan penetapan (itsbat) terhadap kesaksian orang yang telah melihat atau menyaksikan hilal bulan pada setiap memasuki bulan Ramadhan dan awal bulan Syawal tahun Hijriyah dalam rangka Menteri Agama mengeluarkan penetapan secara nasional untuk penetapan 1 (satu) Ramadhan dan 1 (satu) Syawal. Pengadilan Agama dapat memberikan keterangan atau nasihat mengenai perbedaan penentuan arah kiblat dan penentuan waktu shalat.Di samping itu, dalam penjelasan UU nomor 3 tahun 2006 diberikan pula kewenangan kepada PA untuk Pengangkatan Anak menurut ketentuan hukum Islam

Di samping itu, Pengadilan TInggi Agama juga bertugas dan berwenang mengadili di tingkat pertama dan terakhir sengketa kewenangan mengadili antar Pengadilan Agama di daerah hukumnya.

Fungsi:

Untuk melaksanakan tugas pokok tersebut, Pengadilan Tinggi Agama mempunyai fungsi sebagai berikut :

  1. Memberikan pelayanan teknis yustisial bagi perkara banding.
  2. Memberikan pelayanan di bidang administrasi perkara banding dan administrasi peradilan lainnya.
  3. Memberikan keterangan, pertimbangan dan nasehat tentang Hukum Islam pada instansi pemerintah di daerah hukumnya, apabila diminta sebagaimana diatur dalam pasal 52 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2006 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1989 tentang Peradilan Agama.
  4. Mengadakan pengawasan atas pelaksanaan tugas dan perilaku Hakim, Panitera, Sekretaris dan Jurusita di daerah hukumnya.
  5. Mengadakan pengawasan terhadap jalannya peradilan di tingkat Pengadilan Agama dan menjaga agar peradilan diselenggarakan dengan seksama dan sewajarnya.
  6. Memberikan pelayanan administrasi umum kepada semua unsur di lingkungan Pengadilan Tinggi Agama dan Penagdilan Agama.
  7. Melaksanakan tugas-tugas pelayanan lainnya seperti hisab rukyat dan sebagainya.

WILAYAH YURISDIKSI

PENGADILAN AGAMA SUKAMARA

Kabupaten-Sukamara

Wilayah yurisdiksi Pengadilan Agama Sukamara adalah seluruh kecamatan dan desa yang ada di kabupaten Sukamara.

Kabupaten Pulang Pisau terdiri dari 5 kecamatan dan 32 kelurahan/desa, yaitu:

1. Kecamatan Balai Riam, 8 kelurahan/desa

- Kelurahan/Desa Air Dua (Kodepos : 74173)
- Kelurahan/Desa Balai Riam (Kodepos : 74173)
- Kelurahan/Desa Bangun Jaya (Kodepos : 74173)
- Kelurahan/Desa Bukit Sungkai (Kodepos : 74173)
- Kelurahan/Desa Jihing (Kodepos : 74173)
- Kelurahan/Desa Lupu Peruca (Kodepos : 74173)
- Kelurahan/Desa Pempaning (Kodepos : 74173)
- Kelurahan/Desa Sekuningan Baru (Kodepos : 74173)

2. Kecamatan Jelai, 5 kelurahan/desa

- Kelurahan/Desa Kuala Jelai (Kodepos : 74171)
- Kelurahan/Desa Pulau Nibung (Kodepos : 74171)
- Kelurahan/Desa Sei/Sungai Baru (Kodepos : 74171)
- Kelurahan/Desa Sei/Sungai Bundung (Kodepos : 74171)
- Kelurahan/Desa Sei/Sungai Raja (Kodepos : 74171)

3. Kecamatan Pantai Lunci, 4 kelurahan/desa

- Kelurahan/Desa Sei/Sungai Cabang Barat (Kodepos : 74171)
- Kelurahan/Desa Sei/Sungai Damar (Kodepos : 74171)
- Kelurahan/Desa Sei/Sungai Pasir (Kodepos : 74171)
- Kelurahan/Desa Sei/Sungai Tabuk (Kodepos : 74171)

4. Kecamatan Permata Kecubung, 7 kelurahan/desa

- Kelurahan/Desa Ajang (Kodepos : 74173)
- Kelurahan/Desa Kenawan (Kodepos : 74173)
- Kelurahan/Desa Laman Baru (Kodepos : 74173)
- Kelurahan/Desa Natai Kondang (Kodepos : 74173)
- Kelurahan/Desa Nibung Terjun (Kodepos : 74173)
- Kelurahan/Desa Semantun (Kodepos : 74173)
- Kelurahan/Desa Sembi Kuan (Kodepos : 74173)

5. Kecamatan Sukamara, 8 kelurahan/desa

- Kelurahan/Desa Karta Mulya/Mulia (Kodepos : 74172)
- Kelurahan/Desa Mendawai (Kodepos : 74172)
- Kelurahan/Desa Natai Sedawak (Kodepos : 74172)
- Kelurahan/Desa Padang (Kodepos : 74172)
- Kelurahan/Desa Pangkalan Muntai (Kodepos : 74172)
- Kelurahan/Desa Petarikan (Kodepos : 74172)
- Kelurahan/Desa Pudu (Kodepos : 74172)
- Kelurahan/Desa Sukaraja (Kodepos : 74172)

Sejarah Pengadilan Agama Sukamara

(Dibentuk berdasarkan Keputusan Presiden Republik Nomor 13 Tahun 2016, tanggal 20 April 2016)

Sekitar tahun 1800, datanglah perantau bernama Datok Nahkoda Muhamad Talib dan istrinya ke suatu tempat yang pada saat itu masih belum berpenghuni.Asal beliau dari sungai Kedayan Brunei Darussalam yang kemudian membuka sebuah pemukiman.Karena wilayah tersebut masih dalam kekuasaan Raja Kotawaringin, maka diutuslah seorang menteri kerajaan bernama Pangeran PRABUWIJAYA untuk membantu menata kehidupan di daerah tersebut. Singkat cerita, musyawarah Pangeran dengan masyarakat setempat menghasilkan kesepakatan bahwa nama kampung yang mereka huni bernama Jelai Kerta Jaya.

Memasuki tahun 1820, keadaan kampung pun semakin berkembang berikut jumlah penduduknya. Karena itu, diambillah sebuah keputusan untuk merubah nama kampung tersebut menjadi Soekamara yang berarti masyarakat yang suka dengan kemajuan. Kata Soekamara sendiri secara terpisah menjadi Soeka yang berarti Suka dan Mara yang berarti maju dan menurut catatan sejarah, wilayah Sukamara resmi menjadi sebuah kampung pada masa pemerintahan Raja IX (Ratu Imaduddin) pada tahun 1835 yang kemudian berganti pimpinan dari masa ke masa.

Seiring berjalannya waktu, dengan dasar Keputusan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 821.26-246 tertanggal 28 Mei 1983 diangkat dan ditetapkan M. Ahyar, BA sebagai Pembantu Bupati Wilayah Kerja Sukamara yang berkedudukan di Sukamara. Dan sesuai dengan tuntutan reformasi seperti yang diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 22 tahun 1999 yang menginginkan terwujudnya sistem desentralisasi dan dekonsentrasi, maka Sukamara bersama dengan delapan daerah lainnya di Propinsi Kalimantan Tengah diusulkan menjadi sebuah Kabupaten Definitif oleh DPRD Provinsi Kalimantan Tengah ke Pemerintah Pusat.

Melalui sidang paripurna DPR RI tanggal 11 April 2002, perwujudan sebuah Kabupaten yang telah lama dinantikan tersebut akhirnya terjawab dengan ditetapkannya Undang-Undang Nomor 5 tahun 2002 tentang delapan Kabupaten Baru di Kalimantan Tengah. Dan peresmian Kabupaten Sukamara oleh Menteri Dalam Negeri atas nama Presiden Republik Indonesia tersebut dilaksanakan di Jakarta dengan Pejabat Bupati Drs. H. Nawawi Mahmuda. Selanjutnya, berdasarkan hasil sidang DPRD Kabupaten Sukamara yang pertama terpilih dan ditetapkan Drs. H. Nawawi Mahmuda sebagai Bupati Sukamara periode pertama, dan hingga sekarang telah terjadi tiga kali pergantian Bupati, dan Bupati terakhir (saat ini) adalah H. Windu Subagio.

Setelah selama kurang lebih 16 tahun terbentuk Kabupaten Sukamara, barulah dibentuk Pengadilan Agama Sukamara berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 13 Tahun 2016 dan diresmikan pengoperasiannya oleh Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia pada tanggal 22 Oktober 2018 dan pimpinan yang pertama kali menahkodai Pengadilan Agama Sukamara adalah seorang Wakil Ketua yaitu M. Arqom Pamulutan, S.Ag., M.A. Saat ini Pengadilan Agama Sukamara menempati gedung sementara eks Aula BKD Kabupaten Sukamara yang dipinjam pakaikan oleh Pemerintahan Daerah Kabupaten Sukamara.

Sebelum Pengadilan Agama Sukamara berdiri, masyarakat Kabupaten Sukamara yang ingin mengurus kepentingan hukumnya harus mengurusnya ke Pengadilan Agama Pangkalan Bun di Kabupaten Kotawaringin Barat, karena Pengadilan Agama Pangkalan Bun yurisdiksinya mewilayahi Kabupaten Kotawaringin Barat, Kabupaten Sukamara dan Kabupaten Lamandau.

Peradilan Agama yang di dalamnya termasuk Pengadilan Agama Sukamara merupakan Lembaga Public Service (Pelayanan Masyarakat) dalam bidang penegakan hukum dan keadilan yang bertugas melaksanakan amanat Undang - Undang Nomor 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan guna mewujudkan masyarakat yang adil dan sejahtera serta memiliki kesadaran hukum yang tinggi. Dalam melaksanakan tugasnya guna menegakkan hukum dan keadilan harus dapat memenuhi harapan dari para pencari keadilan yang selalu menghendaki peradilan yang sederhana, cepat, dan biaya ringan.

Pengadilan Agama Sukamara adalah salah satu Pengadilan Agama dalam Wilayah Hukum Pengadilan Tinggi Agama Kalimantan Tengah.Pengadilan Agama Sukamara merupakan Pengadilan Agama kelas II yang berkedudukan di Kabupaten Sukamara yang berbatasan langsung dengan wilayah propinsi Kalimantan Barat.

Pengadilan Agama Sukamara mempunyai wilayah hukum meliputi 5 (lima) Kecamatan dan 32 (tiga puluh dua) Kelurahan dan Desa dengan luas wilayah ±3.827 km², dengan rincian sebagai berikut :

  1. Kecamatan Sukamara meliputi 8 (delapan) Kelurahan dan Desa :
  2. Kelurahan Mendawai
  3. Kelurahan Padang
  4. Desa Natai Sedawak
  5. Desa Pudu
  6. Desa Karta Mulia
  7. Desa Sukaraja
  8. Desa Pangkalan Muntai
  9. Desa Petarikan
  10. Kecamatan Pantai Lunci meliputi 4 (empat) Desa :
  11. Desa Sungai Pasir
  12. Desa Sungai Cabang Barat
  13. Desa Sungai Tabuk
  14. Desa Sungai Damar

III. Kecamatan Jelai meliputi 5 (lima) Kelurahan dan Desa :

  1. Kelurahan Kuala Jelai
  2. Desa Sungai Baru
  3. Desa Sungai Raja
  4. Desa Sungai Bundung
  5. Desa Pulau Nibung

IV.Kecamatan Balai Riam meliputi 8 (delapan) Desa :

  1. Desa Balai Riam
  2. Desa Lupu Peruca
  3. Desa Bangun Jaya
  4. Desa Jihing
  5. Desa Air Dua
  6. Desa Sekuning Baru
  7. Desa Bukit Sungkai
  8. Desa Pempaning
  9. Kecamatan Permata Kecubung meliputi 7 (tujuh) Desa :
  10. Desa Ajang
  11. Desa Laman Baru
  12. Desa Semantun
  13. Desa Kenawan
  14. Desa Natai Kondang
  15. Desa Sembikuan
  16. Desa Nibung Terjun

VISI  & MISI

PENGADILAN AGAMA SUKAMARA

VISI

“TERWUJUDNYA PENGADILAN AGAMA SUKAMARA YANG AGUNG"

MISI

1. MENJAGA KEMANDIRIAN PENGADILAN AGAMA SUKAMARA

2. MEMBERIKAN PELAYANAN HUKUM YG BERKEADILAN BAGI PENCARI KEADILAN

3. MENINGKATKAN KUALITAS KEPEMIMPINAN PENGADILAN AGAMA SUKAMARA

4. MENINGKATKAN AKUNTABELITAS DAN TRANSPARANSI PENGADILAN AGAMA SUKAMARA

MOTTO

Pengadilan Agama Sukamara Melayani Masyarakat dengan PERMATA :

( Profesional, Elegan, Ramah, Mandiri, Akuntabel, Transparan dan Amanah )

 

 

 

 

 

 

STRUKTUR TERBARU 2020 

Alamat Pengadilan



 

Komplek Perkantoran Pemerintah Daerah Kabupaten Sukamara

Jl. Tjilik Riwut KM. 12, Sukamara Kabupaten Sukamara,

Provinsi Kalimantan Tengah Kode, Pos 74142

Telepon             : (0532) 207 6494

Hp / SMS / WA  : 0811 5212 108

Website             : http://pa-sukamara.go.id

E-mail                : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Hubungi Kami

Pengadilan Agama Sukamara

Jl. Tjilik Riwut KM. 12

Telepon      : (0532) 207 6494

SMS / WA  : 0811 5212 108

Email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Tautan Aplikasi